Sunday, November 18, 2012

Etika dalam auditing

KEPERCAYAAN PUBLIK
Kepercayaan masyarakat umum  sebagai pengguna jasa audit atas independen sangat penting bagi perkembangan profesi akuntan publik. Kepercayaan masyarakat akan menurun jika terdapat bukti bahwa independensi auditor ternyata berkurang, bahkan kepercayaan masyarakat juga bisa menurun disebabkan oleh keadaan mereka yang berpikiran sehat (reasonable) dianggap dapat mempengaruhi sikap independensi tersebut. Untuk menjadi independen, auditor harus secara intelektual jujur, bebas dari setiap kewajiban terhadap kliennya dan tidak mempunyai suatu kepentingan dengan kliennya baik merupakan manajemen perusahaan atau pemilik perusahaan.
INDEPENDENSI AUDITOR
Independensi berarti sikap mental yang bebas dari pengaruh, tidak dikendalikan oleh pihak lain, tidak tergantung pada orang lain. Independensi juga berarti adanya kejujuran dalam diri auditor dalam mempertimbangkan fakta dan adanya pertimbangan yang objektif tidak memihak dalam diri auditor dalam merumuskan dan menyatakan pendapatnya.
Sikap mental independen sama pentingnya dengan keahlian dalam bidang praktek akuntansi dan prosedur audit yang harus dimiliki oleh setiap auditor. Auditor harus independen dari setiap kewajiban atau independen dari pemilikan kepentingan dalam perusahaan yang di-auditnya. 
  Keadaan yang sering kali menganggu sikap mental independen auditor adalah sebagai berikut :
1.     Sebagai seorang yang melaksanakan audit secara independen, auditor dibayar oleh    kliennya atas jasa tersebut.
2.      Sebagai penjual jasa sering kali auditor mempunyai kecenderungan untuk memuaskan           keinginan kliennya.
3.     Mempertahankan sikap mental independen sering kali dapat menyebabkan lepasnya   klien.
PERATURAN PASAR MODAL DAN REGULATOR MENGENAI INDEPENDENSI AKUNTAN PUBLIK
Undang undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995 memberikan pengertian pasar modal yang lebih spesifik yaitu, “kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek”. Pasar modal memiliki peran yang sangat besar terhadap perekonomian Indonesia. institusi yang bertugas untuk melakukan pembinaan, pengaturan, dan pengawasan sehari-hari kegiatan pasar modal di Indonesia adalah Badan Pengawas Pasar Modal atau Bapepam. Bapepam mempunyai kewenangan untuk memberikan izin, persetujuan, pendaftaran kepada para pelaku pasar modal, memproses pendaftaran dalam rangka penawaran umum, menerbitkan peraturan pelaksanaan dari perundang-undangan di bidang pasar modal, dan melakukan penegakan hukum atas setiap pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Salah satu tugas pengawasan Bapepam adalah memberikan perlindungan kepada investor dari kegiatan-kegiatan yang merugikan seperti pemalsuan data dan laporan keuangan, window dressing, serta lain-lainnya dengan menerbitkan peraturan pelaksana di bidang pasar modal. Dalam melindungi investor dari ketidakakuratan data atau informasi, Bapepam sebagai regulator telah mengeluarkan beberapa peraturan yang berhubungan dengan kereablean data yang disajikan emiten baik dalam laporan tahunan maupun dalam laporan keuangan emiten. Ketentuan-ketentuan yang telah dikeluarkan oleh Bapepam antara lain adalah Peraturan Nomor: VIII.A.2/Keputusan Ketua Bapepam Nomor: Kep-20/PM/2002 tentang Independensi Akuntan yang Memberikan Jasa Audit Di Pasar Modal.
Ketentuan tersebut memuat hal-hal sebagai berikut:
        Jangka waktu Periode Penugasan Profesional:
1.      Periode Penugasan Profesional dimulai sejak dimulainya pekerjaan lapangan atau penandatanganan penugasan, mana yang lebih dahulu.
2.      Periode Penugasan Profesional berakhir pada saat tanggal laporan Akuntan atau pemberitahuan secara tertulis oleh Akuntan atau klien kepada Bapepam bahwa penugasan telah selesai, mana yang lebih dahulu.
         Dalam memberikan jasa profesional, khususnya dalam memberikan opini atau penilaian, Akuntan wajib senantiasa mempertahankan sikap independen. Akuntan tidak independen apabila selama Periode Audit dan selama Periode Penugasan Profesionalnya, baik Akuntan, Kantor Auditor independen, maupun Orang Dalam Kantor Auditor independen:
1.      Mempunyai kepentingan keuangan langsung atau tidak langsung yang material pada klien, seperti: investasi pada klien atau kepentingan keuangan lain pada klien yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.
2.      Mempunyai hubungan pekerjaan dengan klien, seperti merangkap sebagai karyawan kunci pada klien, memiliki anggota keluarga dekat yang bekerja pada klien sebagai karyawan kunci dalam bidang akuntansi dan keuangan, mempunyai mantan rekan atau karyawan profesional dari Kantor Auditor Independen yang bekerja pada klien sebagai karyawan kunci dalam bidang akuntansi dan keuangan, kecuali setelah lebih dari 1 (satu) tahun tidak bekerja lagi pada Kantor Auditor Independen yang bersangkutan, atau mempunyai rekan atau karyawan profesional dari Kantor Auditor Independen yang sebelumnya pernah bekerja pada klien sebagai karyawan kunci dalam bidang akuntansi dan keuangan, kecuali yang bersangkutan tidak ikut melaksanakan audit terhadap klien tersebut dalam periode audit.
3.      Mempunyai hubungan usaha secara langsung atau tidak langsung yang material dengan klien, atau dengan karyawan kunci yang bekerja pada klien, atau dengan pemegang saham utama klien. Hubungan usaha dalam butir ini tidak termasuk hubungan usaha dalam hal akuntan, Kantor Auditor Independen, atau orang dalam Kantor Auditor Independen memberikan jasa audit atau non audit kepada klien, atau merupakan konsumen dari produk barang atau jasa klien dalam rangka menunjang kegiatan rutin.
4.      Memberikan jasa-jasa non audit kepada klien seperti pembukuan atau jasa lain yang berhubungan dengan catatan akuntansi klien atau laporan keuangan, desain sistim informasi keuangan dan implementasi, penilaian atau opini kewajaran (fairness opinion), aktuaria, audit internal, konsultasi manajemen, konsultasi sumber daya manusia, konsultasi perpajakan, Penasihat Investasi dan keuangan, atau jasa-jasa lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.
5.      Memberikan jasa atau produk kepada klien dengan dasar Fee Kontinjen atau komisi, atau menerima Fee Kontinjen atau komisi dari klien.
       Sistim Pengendalian Mutu
Kantor Auditor Independen wajib mempunyai sistem pengendalian mutu dengan tingkat keyakinan yang memadai bahwa Kantor Auditor Independen atau karyawannya dapat menjaga sikap independen dengan mempertimbangkan ukuran dan sifat praktik dari Kantor Auditor Independen tersebut

Saturday, October 27, 2012

Kode etik Akuntan Indonesia



Kode etik akuntan Indonesia memuat prinsip etika sebagai berikut : (Mulyadi, 2001: 53)

1. Tanggung Jawab profesi
Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional, setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.
Sejalan dengan peran tersebut, anggota mempunyai tanggung jawab kepada semua pemakai jasa profesional mereka. Anggota juga harus selalu bertanggungjawab untuk bekerja sama dengan sesama anggota untuk mengembangkan profesi akuntansi, memelihara kepercayaan masyarakat dan menjalankan tanggung jawab profesi dalam mengatur dirinya sendiri. Usaha kolektif semua anggota diperlukan untuk memelihara dan meningkatkan tradisi profesi.

2. Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme.
Profesi akuntan memegang peran yang penting di masyarakat, dimana publik dari profesi akuntan yang terdiri dari klien, pemberi kredit, pemerintah, pemberi kerja, pegawai, investor, dunia bisnis dan keuangan, dan pihak lainnya bergantung kepada obyektivitas dan integritas akuntan dalam memelihara berjalannya fungsi bisnis secara tertib. Ketergantungan ini menimbulkan tanggung jawab akuntan terhadap kepentingan publik. Kepentingan publik didefinisikan sebagai kepentingan masyarakat dan institusi yang dilayani anggota secara keseluruhan. Ketergantungan ini menyebabkan sikap dan tingkah laku akuntan dalam menyediakan jasanya mempengaruhi kesejahteraan ekonomi masyarakat dan negara.


3. Integritas
Integritas adalah suatu elemen karakter yang mendasari timbulnya pengakuan profesional.
Integritas mengharuskan seorang anggota untuk, antara lain, bersikap jujur dan berterus terang tanpa harus mengorbankan rahasia penerima jasa. Pelayanan dan kepercayaan publik tidak boleh dikalahkan oleh keuntungan pribadi. Integritas dapat menerima kesalahan yang tidak disengaja dan perbedaan pendapat yang jujur, tetapi tidak menerima kecurangan atau peniadaan prinsip.

4. Obyektivitas
Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya.
Obyektivitasnya adalah suatu kualitas yang memberikan nilai atas jasa yang diberikan anggota. Prinsip obyektivitas mengharuskan anggota bersikap adil, tidak memihak, jujur secara intelektual, tidak berprasangka atau bias, serta bebas dari benturan kepentingan atau dibawah pengaruh pihak lain.

5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya dengan berhati-hati, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan ketrampilan profesional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh manfaat dari jasa profesional dan teknik yang paling mutakhir.
Hal ini mengandung arti bahwa anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan jasa profesional dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuannya, demi kepentingan pengguna jasa dan konsisten dengan tanggung jawab profesi kepada publik.
Kompetensi menunjukkan terdapatnya pencapaian dan pemeliharaan suatu tingkat pemahaman dan pengetahuan yang memungkinkan seorang anggota untuk memberikan jasa dengan kemudahan dan kecerdikan. Dalam hal penugasan profesional melebihi kompetensi anggota atau perusahaan, anggota wajib melakukan konsultasi atau menyerahkan klien kepada pihak lain yang lebih kompeten. Setiap anggota bertanggung jawab untuk menentukan kompetensi masing masing atau menilai apakah pendidikan, pedoman dan pertimbangan yang diperlukan memadai untuk bertanggung jawab yang harus dipenuhinya.

6. Kerahasiaan
Setiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya.
Anggota mempunyai kewajiban untuk menghormati kerahasiaan informasi tentang klien atau pemberi kerja yang diperoleh melalui jasa profesional yang diberikannya. Kewajiban kerahasiaan berlanjut bahkan setelah hubungan antar anggota dan klien atau pemberi jasa berakhir.

7. Perilaku Profesional
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.
Kewajiban untuk menjauhi tingkah laku yang dapat mendiskreditkan profesi harus dipenuhi oleh anggota sebagai perwujudan tanggung jawabnya kepada penerima jasa, pihak ketiga, anggota yang lain, staf, pemberi kerja dan masyarakat umum.

8. Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan.
Standar teknis dan standar professional yang harus ditaati anggota adalah standar yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Internasional Federation of Accountants, badan pengatur, dan pengaturan perundang-undangan yang relevan

Sunday, October 7, 2012

pengertian etika, etika profesi, etika akuntansi

Pengertian etika menurut para ahli ;
Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berperilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.

menurut saya etika itu merupakan segala perilaku manusia yang diwajibkan dalam segi hal baik-nya.

Etika profesi :
keterampilan seseorang dalam suatu pekerjaan utama yang diperoleh dari jalur pendidikan atau pengalaman dan dilaksanakan secara kontinu yang merupakan sumber utama untuk mencari nafkah.

Etika akuntansi
Tujuan profesi akuntansi adalah memenuhi tanggung-jawabnya dengan standar profesionalisme tertinggi, mencapai tingkat kinerja tertinggi, dengan orientasi kepada kepentingan publik. Untuk mencapai tujuan terse but terdapat empat kebutuhan dasar yang harus dipenuhi:
Profesionalisme, Diperlukan individu yang dengan jelas dapat diidentifikasikan oleh pemakai jasa
Akuntan ,sebagai profesional di bidang akuntansi.
Kualitas Jasa, Terdapatnya keyakinan bahwa semua jasa yang diperoleh dari akuntan diberikan dengan standar kinerja tertinggi.
Kepercayaan, Pemakai jasa akuntan harus dapat merasa yakin bahwa terdapat  kerangka etika profesional yang melandasi pemberian jasa oleh akuntan.
Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia terdiri dari tiga bagian:
(1) Prinsip Etika,
(2) Aturan Etika, dan
(3) Interpretasi Aturan Etika.
Prinsip Etika memberikan kerangka dasar bagi Aturan Etika, yang mengatur pelaksanaan pemberian jasa profesional oleh anggota. Prinsip Etika disahkan oleh Kongres dan berlaku bagi seluruh anggota, sedangkan Aturan Etika disahkan oleh Rapat Anggota Himpunan dan hanya mengikat anggota Himpunan yang bersangkutan. Interpretasi Aturan Etika merupakan interpretasi yang dikeluarkan oleh Badan yang dibentuk oleh Himpunan setelah memperhatikan tanggapan dari anggota, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, sebagai panduan dalam penerapan Aturan Etika, tanpa dimaksudkan untuk membatasi lingkup dan penerapannya.
Prinsip Etika Profesi Akuntan
  • Prinsip Pertama – Tanggung Jawab Profesi
Dalam melaksanakan tanggung-jawabnya sebagai profesional setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.
  • Prinsip Kedua – Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.
  • Prinsip Ketiga – Integritas
Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin
  • Prinsip Keempat – Obyektivitas
Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya.
  • Prinsip Kelima – Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya tkngan kehati-hatian, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan keterampilan profesional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh matifaat dari jasa profesional yang kompeten berdasarkan perkembangan praktik, legislasi dan teknik yang paling mutakhir.
  • Prinsip Keenam – Kerahasiaan
Setiap anggota harus, menghormati leerahasiaan informas iyang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hokum untuk mengungkapkannya
  • Prinsip Ketujuh – Perilaku Profesional
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi
  • Prinsip Kedelapan – Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar proesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.

Wednesday, May 30, 2012

im for you

Can love you is a joy for me. Can take care of you there is an exciting challenge for me.
you're my idol, you're my angel .. Do not close yourself before I came.

let it all pass you by without any coercion.
I admit, as sincere heart, I love you.

As much as it might look after you with everything I have.
let me always be with you.
I wanted to be a sprinkling of stars every night beautiful in yourself. to accompany the dark light of the moon that night so you do not fear the darkness that blanket you.
This is me for you ..

Monday, May 28, 2012

White Love

As beautiful as the morning sun is about to show his face. Like myself who always miss you. Laugh, smile, your happiness is always ringing in my head. I always want to keep all of it and could not be separated from each inhaled breath.

But what my power, just an ordinary human being. can not always be perfect before it. But do not stop I always try to give the best. not to be totally perfect, but if it's good I'll try.

You're the inspiration, longing. Let the warm touch of love I felt.
Bring me, meet me, give me your white love.

Sunday, May 27, 2012

meaning of the eyes, ears, brain and mouth

We are born with two eyes in front of the face, because we should not always look back. But always look at the future.

We are born with brains in our skull, so that no matter how poor we are nothing, we still would not be rich because no one can steal our minds. And you think in your brain is much more valuable than gold and jewels.

We are born with 2 ears on the right and left, so we can hear from two sides. menentukkan seeks what is right and wrong.

We are born with a mouth pieces. Because the mouth is a very sharp weapon. Mouth can hurt, kill, and teasing, and other unpleasant things. So remember a little talk as possible and listen to as many

Sunday, May 20, 2012

Just you

So many obstacles in life. All the joys and sorrows with each pass with this breath.

True happiness is when I knew you, and try to much in the know. Looking at your beautiful smile, as if all difficulties disappear in an instant.
Love every moment of it is its own happiness to me. Strive for excellence. Learn from every mistake I did.
always dreamed of you. The thought of you every time. do not want to miss anything about you.

Like climbers who do not want to miss the beauty of the dawning of a new sun behind the hill. as well as myself who do not want to miss anything with you.

Believe me, I'll try to be the best for you. I'll leave some of sense of confidence that I have to you. Hopefully you will be able to maintain that trust.

Wednesday, May 16, 2012

My Confidence

long before that you know and feel
all I have to make sure.
want to show you what I think is in my heart. God knows what I think until the body is unable to do much.
My only capable of being worshipers of the dark.
watching you from afar, seen from behind the reality.

until finally I said all you are able to
I love you.
I'm sure you will be so to me.

I give most of my faith to you.
Pace where you go there is always a shadow.
I bet the meaning of conscience, you will never be replaced.
When do you cross the ocean, do not hesitate to lie at anchor
I believe my little heart, you do not turn away.

I will continue to wait and find you no matter how long and to go anywhere.
Where you are, where my love.

INDONESIA AND THE INCREASED OF FUEL PRICE



It’s shouldn’t be strange about for us hearing the news about oil inflation in Indonesia. High gas prices are usually caused by high prices for crude oil , which accounted for 72% of the price of gasoline in this year. And gas prices are going up right now because many reason. One of that reason is used of fuel oil is excess in many country, especially in Indonesia.

And many protest or rally came from many people who had low economy. More than 50% of the oil that Indonesians use come from this country - we produce it - so no money is needed to subsidise that oil, except for when we do the refining and transporting of the fuel. And this opinion told that its already growing scepticism that many Indonesians have about their governments’ to handling of the economy. They are increasingly frustrated with the levels of corruption among their elected officials. Anger about the government's inability to rid its own members of corruption has been as much a part of the demonstrations as has the opposition to fuel price hikes. Economists say that leaves the government handicapped to focus on other pressing matters. Without raising domestic fuel prices, the government's subsidy bill will continue to bloat.

Many people which face this problem also points out that for many Indonesian motorists, the argument that they should use less fuel so as to save on
costs does not make sense. There aren't any reliable methods of transportation,
aside from gas-guzzling personal vehicles, due to the lack of investment in a functioning public transportation system. And our president told that a few years ago the government had to raised fuel oil price before. But in the past has managed to appeal to its citizens and convince them of the merits of its plans. And this usage more it will be destroy the nature and be worse to increase global warming for this world.

Whether to do the best and the most immediate things we can do since now are reduce our usage of gas, either through driving less or increasing fuel efficiency. Surprisingly, the best way to decrease about the usage of fuel oil and keep our world from global warming in longer term, we can change our need for oil and gas by switching to alternative fuel
vehicles, using public transit and moving closer to work to reduce commuting time.
This will reduce the impact of gas prices on each of us individually by reducing use.

Tuesday, May 1, 2012

Trouble is a friend

Every people. everyone, they, us, you, he, she no body can escape from a word to say "trouble"

Trouble will find you no mater where you go. no matter if you're fast no matter if you're slow.
They there in the dark, 
They there in my heart,They waits in the winds, much in your mind.
trouble is a friend

So don't be alarmed if he takes you by the arm. dont make a barrier.
how i hate the way he makes me feel that so hard to undergo a life.
and how i try to make him leave



Each time you try to get out in fact, thats the trouble.
don't blame the GOD with the trouble that occur.
Instead it must be a way to find the real meaning of life. Then it shouldn't just complain because of these trouble.


Keep spirit all..
(^.^)

just feel about love

this is all about LOVE...
you can feel you are in heaven if you make a love in your heart are sprout.
just you can understand your feel. all about your feel.
you can say negative, you can feel bad, sad, or hurt..

maybe you just say :
I can make the runner stumble
I can make the final block
I can make every tackle at the sound of the whistle
I can make all the stadiums rock
I can make tonight forever
Or I can make it disappear by the dawn
I can make every promise that has ever been made
I can make all your demons be gone


But I'm never gonna make it without you
Do you really want to see me crawl
And I'm never gonna make it like you do

out of nothing at all..
^^,

Friday, March 23, 2012

i hate cigarette


I hate cigarette!
Why must enable the cigarette? Cigarette is first problem with global warming.
The impact of negativity of cigarette is more than positive. smokers know the dangers of smoking but they never tried to stop smoking. Smoking is a bad habit because of three factors, among others:
1. Contain poison substances
2. causing diseases such as cancer.
3. expensive. and many kind of them.

As we know smoking is one part of the daily activities of the majority of Indonesian society. most smokers know the dangers of smoking but they never tried to stop smoking. Because that, we as the younger generation must be convinced that smoking is bad habits in life. Smoking is a bad habit because of three factors, among others:
1. Contain poison substances
2. causing diseases such as cancer.
3. expensive.
The first factor of smoking is bad habit is contain poison substance. I’m  should not consume cigarettes because it is not good for health. I’m sure you know there are many substances in cigarette smoke is dangerous. For the example, nicotine substance.. That substance is very dangerous and can cause various diseases. not only dangerous for smoker, it is also dangerous for us if we near the smoker. so if there is a smoker near you.

talk about the second factor. That is, smoking cause various diseases like cancer, disorders of pregnancy, fetal disorders, and etc. One of the factor of many Indonesian people who died were smoking. The majority is a student!! Many students who died because of smoking and drugs. smoking habit also produces behavioral effects that are bad for the smokers. And so many the negative effect of smoking.
Last, cigarette is expensive. Cigarette price is 7-10 thousand rupiah or more than it for one pack. Can you imagine a student or a smoker spent his money to buy a pack of cigarettes every day and calculated every week, every month and every year.? If one day for buy a pack of cigarette is 8 thousands , So in one week he spent 56 thousands, in amonth he spent 240thousands and in year he spent 2.880.000 . it just one pack for a day. If 2 ,3, or 4 packs a day??? How many?? So many money , for smoking. This is cause a family got economic crisis and a student can not use his pocket money for school.

Please for all don’t be a crazy of smoker. But be a crazy stopper of smoker.

Sunday, March 18, 2012

my sat nite with bopungs team


nice sat nite
Tomorrow is a great satnite for me and us the bopungs team. We have a moment to prepare sweet seventeen sister of Hizkia timothy. At NIC café bekasi town.
We prepare for a decoration room. We (yohanez, Ingo boy, Prase, Gorby, Rolandho, Hizkia) divide the task. Inflatable balloon, put up wall hangings, and many king of them.
We have laughter, teasing each other. No body offended, hurt, that’s so enjoyed.
For a 5 until 6 clock we stay in NIC cafe's. we sing a song, eat together, get a photo, be a photo grapher, and of all.
thats so fun. thanks for hizkia fams and bopungs team. thanks God.

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2


Stephen sanjaya
23209601
3EB14

6. The new student in the class very talkative and friendly.(R)
The new student = subject
In the class = adverb
very talkative and friendly = complementary

10. on a regular basis the plants in the boxes under the window in the kitchen are watered and fed (R)
on a regular basis = adv of time
the plants in the boxes under the window = subject
are watered and fed = verb

  1. mark Twain . . . the years after the civil war the “Gilded age”

a. called